Omah-Kayu-Paralayang-Batu-Malang
Info Wisata

Omah Kayu Paralayang – Wisata Unik di Malang

Omah Kayu Paralayang – Berwisata ke Kota Malang, bagi para wisatawan terutama para pecinta paralayang harus mengunjungi tempat wisata yang satu ini. Omah Kayu Paralayang Malang lebih tepatnya. Tempat wisata ini sangatlah cocok bagi para pecinta alam dan paralayang.

Omah-Kayu-Paralayang

Omah Kayu Paralayang ini memiliki full desain dari kayu eukaliptus. Terdapat 6 unit di lokasi ini. Masing-masing dari mereka memiliki luas 3x2x2 meter. Pada bagian dinding terbuat dari kayu pinus. Sedangkan atapnya terbuat dari ijuk.

Tempat penginapan ini memiliki 1 tempat tidur, 2 bantal, 1 selimut, dan peralatan makan. Meskipun memiliki 6 unit kamar, akan tetapi kamar mandi yang disediakan berada di luar kamar sebanyak 2 unit ditambah dengan air hangat.

Lokasi dan Rute Menuju Omah Kayu

Jika pengunjung start dari Desa Pandesari yang berkecamatan Pujon dapat langsung menuju ke tempat penginapan ini. Desa ini menghubungkan Malang-Jombang, Malang-Kediri, Malang-Blitar. Sehingga pengunjung dapat menjadikan desa ini sebagai petunjuk arah menuju Omah Kayu Paralayang.

Baca Juga :
Wisata Gratis di Malang
Wisata Gunung Bromo

Kelebihan Dari Omah Kayu Paralayang Malang

Ada banyak kelebihan yang bisa pengunjung temui ketika memilih tempat ini sebagai tempat penginapan mereka. Satu hal yang paling menonjol ialah para pengunjung disuguhkan pemandangan alam Kota Batu yang indah dengan jelas baik di siang atau malam hari.

Mengapa demikian? Karena rumah kayu ini berlokasi di gunung atau puncak perbukitan yang mengelilingi Kota Batu. Oleh karena itu para pengunjung yang bermalam disini dapat menikmati pemandangan indah dengan hawa dingin yang sejuk.

Harga Tiket Masuk

Ada dua jenis harga tiket masuk menuju tempat ini yakni weekdays dan weekend. Pengunjung harus membayar seharga Rp. 15000/orang di saat weekend dan hanya membayar seharga Rp. 10.000/orang saat weekdays.

Dengan harga semurah itu, pengunjung dapat merasakan indahnya pemandangan yang tersaji indah di Omah Kayu Paralayang Malang. Jangan lupakan hawa dingin yang dapat membuat para pengunjung menggigil jika tidak menggunakan jaket untuk menghangatkan diri.

Harga Sewa Menginap

Omah-Kayu-Paralayang-Batu-Malang

Saat pengunjung memutuskan untuk bermalam disini maka akan dikenakan biaya sewa. Harga sewa untuk bermalam di tempat ini dibandrol dengan harga kisaran Rp. 400.000-900.000 tergantung kapasitas yang mencakupnya. Berikut adalah rinciannya:

Omah Kayu Mini Weekdays = Rp. 400.000/orang

Omah Kayu Mini Weekend = Rp. 500.000/orang

Omah Kayu Fam. Weekdays = Rp. 800.000/orang

Omah Kayu Fam. Weekend = Rp. 900.000/orang

Untuk Omah Kayu Mini mempunyai kapasitas untuk 2 orang saja dan tersedia 4 unit untuk tempat penginapan ini. Sedangkan Omah Kayu Family memiliki kapasitas sebanyak anggota keluarga dengan maksimal kapasitas 6 orang. Tempat penginapan ini memiliki kapasitas 3 extra bed lesehan.

Baca Juga :
Wisata Malam di Malang
Air Terjun Tumpak Sewu

Fasilitas Yang Didapat

Pengunjung yang memutuskan untuk menginap/bermalam di tempat ini bisa mendapatkan beberapa fasilitas. Mereka akan mendapat tiket omah kayu untuk wisata keliling, air mineral/welcome drink.

Selain itu pengunjung juga mendapat fasilitas seperti kamar mandi yang berada di luar ruangan dengan pelengkap air hangat sebagai opsi pengunjung kala membersihkan diri. Ada juga tersedia handuk yang dapat digunakan pengunjung saat bermalam. Tak ketinggalan pula sarapan yang tersedia di pagi hari selepas bangun tidur.

Para Pengunjung yang berkunjung ke Omah Kayu Paralayang ini akan mendapatkan 2 bibit pohon setiap orangnya. Nantinya, bibit-bibit ini akan ditanam di sekeliling area penginapan. Hal ini bersifat wajib untuk dilakukan dengan tujuan untuk menjaga selalu keasrian tempat wisata.

Itulah informasi tentang Omah Kayu Paralayang Malang yang dapat membantu para pengunjung kala berlibur ke kota dingin ini. Diharapkan para pengunjung dapat menjadikan tempat ini menjadi referensi dari tempat penginapan saat di Batu. Selain karena pemandangan yang disuguhkan sangatlah indah, pengunjung juga dapat melestarikan pohon dengan menanam bibit disana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *